Pages

Rabu, 18 Agustus 2010

MENGHITUNG NILAI RESISTOR PADA RANGKAIAN LED



LED adalah komponen elektronika yang terbuat dari bahan semi konduktor jenis dioda yang mampu memencarkan cahaya. LED mampu menghasilkan cahaya yang berbeda beda menurut semi konduktor yang digunakan dan jenis bahan semi konduktor  tersebut akan menghasilkan panjang gelombang yang berbeda sehingga cahaya yang dihasilkan bebeda pula.

CARA KERJA LED :
Karena LED adalah salah satu jenis dioda maka LED memiliki 2 kutub yaitu anoda dan katoda. Dalam  hal ini LED akan menyala bila ada arus listrik mengalir dari  anoda menuju katoda. Pemasangan kutub LED tidak boleh terebalik karena apabila terbalik kutubnya maka LED tersebut tidak akan menyala. Led memiliki karakteristik berbeda-beda menurut warna yang dihasilkan. Semakin tinggi arus yang mengalir pada led maka semakin terang pula cahaya yang dihasilkan, namun perlu diperhatikan bahwa besarnya arus yang diperbolehkan 10mA-20mA dan pada tegangan 1,6V -  3,5 V menurut karakter warna yang dihasilkan. Apabila arus yang mengalir lebih dari 20mA maka led akan terbakar. Untuk menjaga agar LED tidak terbakar perlu kita gunakan resistor sebagai penghambat arus.

Gambar LED :




Tegangan kerja / jatuh tegangan  pada sebuah menurut warna yang dihasilkan :
1. Infra merah : 1,6 V
2. Merah : 1,8 V – 2,1 V
3. Oranye : 2,2 V
4. Kuning : 2,4 V
5. Hijau : 2,6 V
6. Biru : 3,0 V – 3,5 V
7. Putih : 3,0 – 3,6 V
8. Ultraviolet : 3,5 V

Berdasarkan Hukum Ohm,  V=I.R
Keterangan : V = tegangan,  I = arus listrik,  R = Resistor.
Apabila kita mencari nilai resistor maka : R = V/I  
R =(Vs-Vd) / I        
Vs = tegangan sumber(batry,accu,power suply).
Vd = jatuh tegangan.

Contoh : Misal kita mempunyai sebuah LED warna merah (memiliki jatuh tegangan 1,8 Volt) yang akan dinyalakan menggunakan  sumber tegangan(misalnya accu) : 12Volt maka kita harus mencari nilai resistor yang akan dihubungkan secara seri dengan LED. Untuk led yang digunakan sebagai indikator rangkaian kita menggunakan arus minimum agar led tahan lama yaitu 10mA. Apabila kita menginginkan led sebagai aksesori(cahaya yang terang) kita menggunakan arus maksimum yaitu 20mA. Sebagai contoh kita akan merangkai led sebagai aksesori maka kita menggunakan arus maksimum 20mA. Jadi dari masalah diatas dapat diketahui : tegangan yang digunakan : 12V, jatuh tegangan : 1,8V, dan Arus listrik : 20mA=0,02Ampere. R=(12-1,8) / 0,02 = 510 ohm.
Untuk menghitung nilai resistor seri led secara cepat menurut Gelora Elektronik Kursus adalah 100X selisih tegangan sumber dikurangi tegangan led : R seri dalam satuan ohm.
R=100X(12-1,8) =1.020 Ohm, bisa kita bulatkan 1K karena dipasaran tidak ada yang jual 1.020 Ohm.


Menghitung nilai resistor secara parallel
:

R LED Merah=(12 V- 1.8V) /0.02 A = 510 ohm.
R LED Biru(12V - 3V) / 0.02 A = 450 ohm.

Menghitung resistor secara seri :
R = (12V - 9.6 V) / 0.02 A = 120 ohms









Mennghitung resistor pada LED nyala putih(super bright)
Kita memiliki 3 buah led nyala putih(super bright) dan akan kita nyalakan dengan mengguynakan accu 12 Volt maka
R= (12V - (3.6 V x 3) / .0,3 A = 40Ω
Gambar LED super bright :
 
Catatan : Untuk indikator pada rangkaian kita menggunakan arus 10mA agar led tahan lama sedangkan untuk aksesori yang menyala lebih terang kita menggunakan arus maksimum 20mA.

15 komentar:

samsu larifin mengatakan...

mantap blognya numpang nyimak yaaa gan

fadheelugu mengatakan...

Saya punya 3 buah led,masing-masing 3v/1w. Saya perlu hambatan berapa OHM untuk input 12V?

budiman mengatakan...

ijin copas.....gan..

yayan mengatakan...

cara menghitung wat pada resistornya gmana gan, kalau pasang led mslkan 100 biji pada aki 12v menggunkan 1 resistor apakh bisa, kalau bisa gmana crnya.

Noorsyamsiar Iyar mengatakan...

ini gan bisa dibantu cara hitungnya
tinggal masukin :
Source voltage
diode forward voltage
diode forward current (mA)
number of LEDs in your array
nih linknya http://led.linear1.org/led.wiz

udano deres mengatakan...

jika led nya jumlahnya 5 (3v) kan pengurangnya lebih banyak 12V-15V itu gmn gan jadinya -150Ohm itu resistornya nilainyaberapa..?

Eka -Abugroza- Ramdhan Hidayat mengatakan...

bro, saya mau buat rangaian led yang menyala dalam batasan viltase tertentu, nerapin rumusnya yg harus diperhatikan apa saja ya? contoh ada dua led dan resistor bila di 5v akan nyala satu buah saja tapi bila di 12 ohm akan nyala dua2nya resistornya yg dipake berapa aja ya?

Ryan Alvin mengatakan...

mlm mas, maw tny neh.. sy pnya alat pengharum ruangan dengan menggunakan 2 batrei 1,5 volt.. sy maw ganti penggunaan batrei dgn adaptor INPT : 220 Volt, OUTPUT : DC 3V-12V, Current DC 1200mA..
trus sy coba tetapi terlalu cepat penyemprotannya..
bagaimana supaya nilai 2 batrei 1,5 Volt bs sesuai dgn adaptor sy??
mohon penjelasannya..
Trims Mas ya..

Alip Ajja mengatakan...

siiiiip gan ikut nyimak

Alip Ajja mengatakan...

lebih bagus mana 10 LED putih di seri atau di pararel. cara hitung R nya bagaimana.

Bagus Satrio mengatakan...

saya ingin merangkai 76 LED yang hidupnya mengkuti suara dari speaker, jika speaker nyala maka lampu juga ikut menyala
.,itu rangkaian nya gimana ya??????

Afif Akbar mengatakan...

gan saya mau tanya........saya punya 138 led merah (1,8 v)(138x1,8=248,4v)seri gan ,...........ngomong" input (v) yg tepat yg mana gan ???????

nDoro Bei mengatakan...

beneran ga yah,,,, disana tertulis dan tergambar LED secara paralel warna merah dan biru dengan satu LED dan resistor senilai 510 & 450 ohm....!!!
tapiiiiii sayangnya,. ketika saya pasang R sekian dengan sekian dengan volt juga sekian LED gw kepanasan dan terus... TEWAS....!!! kejadian ga cuma 1xsapek 10x tp udah berkalai kali,.. akhirnya gw robak semua,, pake nilai Resistor 2K2, standar nyalanya cukup Terang dan sangat amat,.. untuk nambah terang lagi, akirnya masing masing satu LED gw pake Resnitor Senilai 1K.

suwardi pong mengatakan...

Sangat membntu, ikut nyimak ya, trimakasih...

suwardi pong mengatakan...

Tp klo bisa kasih tau cara ngitung nya gan, betapa nilai resistor klo led di bikin seri umpama 1 led nilanya 1,8 volt.

Poskan Komentar